#BdgBucketList: Bandung City Tour

I’ve been living in Bandung for almost 7 years. That’s quite a long time but there are so many places i haven’t visited yet. I only write down those places on my bucket list. And before i leave this town (for good, sooner or later), i want to fulfill my bucket list.

May 24th, 2014
It was saturday, most of the time I spend my weekend on my room. But that day, I was bored and since the night before I was thinking about my bucket list. So I opened kiri.travel, searching all angkot route I need. And I managed to arrange the itinerary in less than 10 minutes. lol.

Museum of Geology

Museum of Geology

My first stop was Geology Museum. I took Dago-Riung Bandung angkot from Pasar Simpang Dago. Ticket for public visitor costs IDR 3000. It’s superrr cheap. But I guess the price for foreign tourists will be different and slightly more expensive. There was an officer checking my ticket and then she asked me to put my bag on baggage storage. I was impressed because i didn’t think that this museum will be that well-organized.

Right in front of the main door, I saw giant ancient elephant fossil. It’s reaally big. Turn right, I entered a room with History of Life theme. In this room, we can find explanation about early life on earth and the evolution process. There’s also explanation about ancient Bandung, fossils of ancient animals, early humans, and wood fossils. And the most interesting, there’s tyrannosaurus fossil in this room. Actually, there’s a room on the left side but it was being renovated at that time. That room’s theme is Geology of Indonesia.

Heading upstairs, there are 2 rooms. First room’s theme is mainly about disaster mitigation. There’s earthquake simulator in this room. There are some collections related to Merapi eruption: motorbike & tv that burned by the pyroclastic flow. A video about signs of tsunami also played in this room.

SAM_4453

from merapi eruption

Another room shows mineral collection. There’s explanation about metal, non metal, gemstones, oil and gas, and coal. There’s also explanation about geothermal and water power plant.

In front of the museum, there’s Rock Cycle Park. This park describes the dynamic transitions through geologic time among the three main rock types: sedimentary, metamorphic, and igneous.

My next destination was Rasa Bakery & Cafe. This old bakery is famous for its home-made ice cream. From geology museum, i walked to Dukomsel Dago. Actually, from the museum i could also take Cicaheum-Ledeng angkot to Dukomsel. In front of Dukomsel, I took Kalapa-Dago angkot. Rasa Bakery & Cafe is located in Jl. Tamblong. I ordered Belgian Waffle and Coconut Royale. I love the Belgian Waffle, the waffle is soft and the ice cream has right amount of sweetness. The Coconut Royale, even though so many people recommended it, is not my favorite. The chocolate ice cream is too bitter for my liking. But overall, it’s too sweet for me.

Next, I walked to Museum of Asia-Africa Conference. I saw some old and historical building during the walk: Grand Preanger Hotel, Bank Pacific, Bandung 0 km, Pikiran Rakyat office, Savoy Homann Hotel, and Warenhuis de Vries. When I arrived at the museum, it was closed for break time. So I continue walking to Masjid Raya (Grand Mosque) to pray. I saw other old buildings near there. After praying, I walked to the museum again and fortunately it’s already open. I entered the museum, wrote my name on the guest book, and looked around the collections. Looking at those collection makes me realize that Asia-Africa Conference was really a huge event at that time. Especially when I was in the conference hall. I can imagine all those leaders were once there.

From Museum of Asia-Africa Conference, I walked to Jl. Braga. My next destination is Sumber Hidangan, an old bakery that still keeps its vintage feels. I bought 2 sweet cakes and pastel there. I struggled eating the cakes because I don’t really like sweet things. But I really love the pastel.

After that I walked to Braga Permai. On the street, I saw some people preparing their stalls for Braga Culinary Night. In Braga Permai, I ordered crab meat fried noodles and lemon tea. The price for fried noodles is similar to the one in S*laria so I thought the portion will be similar. But when the food was coming, I was really surprised. The portion was super big: I was alone and not that hungry. So I called my friends to help me eat it, but nobody could come. T_T I finally took the food home.

Lesson learned: don’t come to this restaurant only by yourself, the portion is no joke. Braga Permai ended my journey to fulfill my bucket list for that day. 🙂

Advertisements

Mujigae Now Serves Ddeokbokki, Finally \o/

Di review mujigae sebelumnya, saya sempat menyayangkan kenapa mereka nggak menjual ddeokbokki. Dan sepertinya mereka mendengar komplain salah satu pelanggannya ini. :””D Ya ya ya, anda benar! Seperti yang saya bilang di judul post ini, Mujigae sekarang menyediakan ddeokbokki.

Begitu melihat info di twitter kalau mujigae punya menu baru ddeokbokki, saya langsung pengen nyobain. Dan akhirnya kemarin saya kesana. Ada 3 macam ddeokbokki yang dijual, yaitu classic, yangnyeom, dan beef sausage ddeokbokki. Harga yang classic Rp 26.364 belum termasuk pajak. Isinya ddeokbokki, fish cake, dan entah 1 lagi apa namanya. Dari rasa dan bentuknya sih mirip telur yang digoreng kering seperti keripik. Yangnyeom ddeokbokki itu ddeokbokki yang disajikan dengan ayam goreng (yangnyeom) di atasnya. Harganya Rp. 35.455 belum termasuk pajak. Dan yang terakhir, beef sausage ddeokboki sudah jelas lah ya: ddeokbokki dan sosis. Harganya Rp. 33.637 belum termasuk pajak.

Karena kemarin pesan makanan lain juga, saya pesan ddeokbokkinya yang classic aja. Rasanya menurut saya lumayan oke, walopun kalo buat saya sih kurang pedes sebenernya. 😛 Rasanya cenderung manis, tapi enak kok. Porsinya juga pas, kalo buat cemilan sih dibagi berdua juga cukup. Worth it lah. Ini dia penampakan ddeokbokkinya.

image

Classic Ddeokbokki

Selain ddeokbokki, saya akhirnya nyicipin korean sea salt yang udah dari lama bikin penasaran. Saya pesan yang red velvet. Sempet khawatir kalo rasanya aneh dan nggak enak, tapi ternyata lumayan kok. Rasanya mirip coklat, trus krimnya gurih gitu. Ini dia penampakan red velvet korean sea salt yang lucu banget itu.

image

Red Velvet Korean Sea Salt

Semoga nanti mereka juga nyediain jajangmyeon, naengmyeon, ato jigae apa gitu. Haha #banyakmaunya #diturutinsatumintayglain

B’gana Family Recipe

B’gana Family Recipe berada di Jl. Dipati Ukur No. 11. Disini tersedia makanan indonesia dan barat. Sesuai namanya, makanan andalannya adalah nasi begana. Selain nasi begana, menu andalan lainnya adalah nasi rawon sapi bakar dan aneka nasi goreng: nasi goreng cikur, nasi goreng rendang, nasi goreng seledri. Untuk makanan barat, ada spaghetti, lasagna, pizza, omelet, dll.

nasi begana ayam spesial

Saya sudah beberapa kali kesini, berikut ini adalah menu yang pernah saya coba:

spaghetti carbonara

spaghetti carbonara

Enak, tapi porsinya sedikit. Nggak cukup kalo lagi kelaperan banget 😛

2013-09-20 12.22.51

bubble squeek

Isinya kentang, daging asap, telur, dan keju. Paling enak kalau masih hangat. Mengenyangkan karena kentangnya banyak. Lebih enak kalau pakai saos.

nasi goreng cikur

nasi goreng cikur

Nasi goreng cikur (kencur). Rasanya mengingatkan saya kepada nasi tutug oncom, tapi oncomnya diganti dengan remahan keripik tempe. Porsinya kebanyakan buat saya.

es cincau hijau

es cincau hijau

Jangan sampe ngabisin bagian manis duluan sebelum cincaunya. 😛

fried ice cream

fried ice cream

Tampilannya baguuusss. Es krimnya enak, tapi saya kurang suka roti pembungkusnya karena pas saya cobain tepungnya masih terasa. Kurang matang ngegorengnya.

Pizza yang dijual disini merupakan pizza dengan roti yang tipis. Pernah nyoba yang beef, rasanya lumayan tapi nggak spesial.

Harga makanan disini mulai dari 20ribuan. Kalau sering kesini, mendingan buat kartu member karena bisa dapet diskon 10%. Lumayan banget, hehe. Tempatnya luas, jadi kalau mau datang ramean juga bisa.

Toko You

Toko You ini sudah sering saya dengar kelegendarisannya tapi saya baru sempat nyobain belum lama ini, padahal lokasinya dekat sekali dari kantor. Dan seperti biasa, saya datang kesana dalam rangka wiskul jumat. Haha.

Alamat Toko You adalah di Jl. Hasanudin No. 12, nggak jauh dari RS Boromeus. Tapi mungkin agak susah dicari karena tidak ada papan nama yang menunjukkan bahwa itu adalah Toko You. Salah satu yang bisa dijadikan penanda adalah gerbang kayu dan gazebo yang tampak dari luar. Bangunannya bernuansa tradisional dan kebanyakan terbuat dari kayu.

Waktu kesana, tempatnya lumayan ramai sehingga saya dan teman-teman agak kesusahan mencari tempat kosong. Tempat duduknya tidak banyak. Saya kurang tahu apakah area tempat duduk memang cuma di bagian halaman atau sebenarnya ada lagi di dalam. Pelayannya tanggap sekali, saat kami datang langsung diantarkan buku menu dan tidak lama kemudian teh tawar hangat. Pilihan menunya beragam, mulai yamien yang katanya andalannya, chinese food termasuk dimsum, vegetarian food, indonesian food, bahkan sushi. Buat penggemar kopi, ada juga kopi aroma. Yang lucu adalah nama menu green tea ice cream yang disundakan menjadi es krim teh hejo. Hahaha. Sempat bingung waktu pertama kali membacanya.

Harga makanan disini cukup mahal. Tadinya saya pengen nyobain yamien, tapi nggak jadi setelah melihat harganya. Masih belum rela bayar mahal buat yamien. 😛 Nama makanan disini banyak yang panjang-panjang karena literally menjelaskan makanan itu, misalnya nasi ayam lapis udang saus pedas, nasi cumi goreng tepung saus padang dengan cah brokoli, dll. Saya waktu itu pesan nasi kepiting masak telur, teman saya pesan nasi cumi saus pedas dengan cah brokoli dan nasi ayam lapis udang. Untuk minuman, saya nyicip sirup tjap tjampolay rasa pisang susu sedangkan teman saya kalo nggak salah pesan kopi alpukat. Kebetulan harga makanan yang kami pesan sama semua, yaitu 38ribu.

Ini dia penampakan makanannya:

nasi kepiting masak telur

nasi kepiting masak telur

nasi cumi goreng tepung saus peda

nasi cumi goreng tepung saus pedas

nasi ayam lapis udang

nasi ayam lapis udang

sirup tjap tjampolay

sirup tjap tjampolay

Rasa makanan yang saya pilih lumayan tapi agak nyesel nggak pilih makanan lain yang lebih oke. Kepiting dimasak dengan orak arik telur, bawang bombay, dan cabe merah. Lebih banyak telurnya sih daripada kepitingnya. Kepitingnya baru terasa pas di akhir karena posisinya ternyata banyak di bawah. Sempet nyicip makanan yang lain juga, saya suka cumi saus pedasnya. Sausnya nggak terlalu pedas sebenarnya, sedikit asam tapi justru bikin segar. Tepungnya juga nggak keras. Porsi makanan utama disini cukup banyak dan mengenyangkan.

Sirup tjap tjampolay disajikan di gelas sirup, cukup sedikit buat harga 10ribuan. T_T Rasanya ya manis, dan segar karena dingin. Walaupun dibilangnya rasa pisang susu, tapi rasa pisang susunya nggak terlalu kerasa.

Masih penasaran sama yamien andalannya, boleh loh kalo mau traktir saya. 😛

Seafood Lautan Merah

Buat yang pengen makan seafood dengan harga murah meriah, ini dia tempatnya. Cabang yang saya kunjungi ini termasuk masih baru. Lokasinya di Jl. Cikapayang, sebelum lampu merah Taman Cikapayang Dago. Tapi saya kurang tahu apakah cabang ini merupakan cabang baru atau pindahan dari Jl. Sulanjana.

seafood lautan merah

seafood lautan merah

menu

menu

Saya tertarik mencoba karena selain lokasinya dekat kantor, spanduk-spanduk yang dipasang di depannya pun menarik perhatian, dan ditambah lagi harganya murah meriah. Waktu kesana, saya pesan cumi saus padang dan cah kangkung. Di menu sebenarnya ada pilihan nasi merah dan saya pengen coba, sayangnya pas dipesan ternyata nggak ada. Dan mereka baru kasih tau nggak ada waktu makanannya sudah diantar. 😦 Rasa cuminya nggak terlalu spesial, tapi lumayanlah dengan harga yang mereka kasih. Cuminya direbus lama sebelum dimasak, jadi nggak alot. Tapi jadi nggak kerasa kalo lagi makan cumi. Haha, serba salah.  Trus cah kangkungnya ternyata rame, ada wortel, cumi, bahkan udang di dalamnya. Dan wow harganya cuma 10ribuan. 😀

cumi saus padang

cumi saus padang

cah kangkung

cah kangkung

Yang bikin agak kecewa pas dateng kesana adalah banyak lalat, walaupun sudah dipasang lilin tetep aja mereka ngegangguin. Jadi sambil makan sambil sibuk ngusirin lalat >__< Nama pemilik rumah makan ini Pak Tarsono, beliau ramah sekali. Kebetulan pas bayar langsung dilayani sama Pak Tarsono, beliau bilang kalau ada kritik dan saran langsung saja bilang ke beliau supaya rasa dan pelayanannya bisa ditingkatkan. Trus karena cabang ini masih baru, beliau minta dipromosikan juga. Hehehe.

Karena harga makanan disini murah meriah dan pilihan menunya banyak, bolehlah lain kali datang lagi. Dan mudah-mudahan lalatnya sudah dibasmi tuntas. >__<

Daiji Raamen

Penggemar ramen wajib nyobain ramen yang satu ini. Namanya Daiji Raamen, lokasinya di Cihampelas Walk a.k.a ciwalk. Yak, lagi-lagi ciwalk. 😛 Selain ramen dengan kuah miso dan shoyu, mereka punya menu ramen spesial yang diberi nama sesuai dengan nama tempatnya yaitu daiji ramen. Kuahnya merupakan campuran dari miso dan krim. Ramen ini disajikan dengan naruto maki, telur rebus, wakame, sayuran, serta katsuo. Kita juga bisa memilih ayam, daging, chicken katsu, smoked beef, atau yakichikwa sebagai tambahan. Saya suka kuahnya. Rasanya enak, rasa krimnya tipis jadi nggak bikin eneg. Apalagi kalau masih hangat, yum yum yum. Porsinya juga kalo buat saya sih cukup banget. Waktu itu saya pilih topping beef, dagingnya ternyata tebal dan banyak. Haha.

2013-09-27 12.41.01

Daiji Ramen

Di Daiji Ramen juga ada Curry & Takayama Ramen. Harga ramen disini mulai 26ribu sampai 39ribu, tergantung jenis dan toppingnya. Lumayan mahal sih ya, tapi kalau sekali-sekali nggak apa-apa apalagi kalo ditraktir soalnya rasanya juga lumayan oke. 😛 Selain ramen, ada juga menu katsu, beef/chicken teriyaki, oyakodon, katsudon, dan gyuudon.

2013-09-27 12.31.01

menu ramen

2013-09-27 12.31.14

menu makanan lainnya & minuman

Minuman disini juga lucu-lucu, ada campuran soda + sirup, jus, ice coffee latte, matcha latte, dan untuk yang suka minuman dengan porsi jumbo ada milo & matcha godzilla. Waktu itu saya pesan Sanshain, namanya mungkin dari berasal dari kata sunshine ya soalnya warnanya kuning-orange gitu kayak matahari #sotoymodeon. Sanshain ini merupakan campuran soda dan sirup jeruk, rasanya segar-segar manis asem tapi terakhir ada pahitnya. Enak sih, apalagi kalo minumnya pas siang-siang lagi panas. Slurpp.

2013-09-27 12.36.19

Sanshain

Daiji ramen punya 2 lantai, dan setiap kesana pasti saya duduk di lantai atas. Hehe. Ini foto pas terakhir kesana, lantai duanya sepi banget karena saya kesana pas jam sholat jumat.

2013-09-27 12.31.38

lantai 2

Yuk kesana lagi, siapa yang mau traktir saya? 😛

Daiji Raamen
Cihampelas Walk, Young Street SG-09
Bandung
Telp. (022) 206-1000

Kedai Nyereung

Karena setiap hari jumat kantor nggak menyediakan makan siang, saya biasanya memanfaatkannya sebagai jadwal wisata kuliner. Nah, kali ini saya ke Kedai Nyereung. Sempet baca reviewnya di surgamakan, katanya disana spesialis makanan pedes/lada & soda. Nah, sebagai penyuka pedas, saya pun tertantang untuk mencoba.

Lokasinya di Jl. H. Hasan No. 19 . Nggak terlalu jauh dari kantor saya. Hehe. Tempat ini punya dua lantai, tapi spacenya nggak terlalu besar. Waktu itu saya pilih tempat yang di lantai atas, biar bisa sambil liat jalanan dari atas. Menu yang disedikan antara lain ayam, bebek, sapi, capcay, dan nasi goreng. Untuk camilan, ada tahu & tempe nyereung, es krim goreng, chicken wing, dll.

2013-09-06 12.16.05

makanan

2013-09-06 12.16.11

makanan

2013-09-06 12.16.20

minuman

2013-09-06 12.15.58

minuman

Saya waktu itu pesan ayam nyereung, teman saya pesan ayam bakar dan capcay nyereung. Untuk minumannya, teman saya pesan ice blended green tea & cappucino float. Harga makanan disini murah meriah. Harga ayam sekitar belasan ribu, bebek 20ribuan, sedangkan iga sapi 30ribuan (belum termasuk nasi). Untuk minuman 10-15ribuan saja.

2013-09-06 12.41.46

ayam nyereung

Nah, ini ayam nyereung pesanan saya. Rasanya enakkk. Padahal itu cuma ayam goreng yang diberi taburan cabe kering super banyak. Hahaha. Pas makanannya datang, saya tertantang karena melihat bubuk cabenya. Ayam gorengnya garing di luar, lembut di dalam. #halah. Ngebumbuinnya juga bagus, gurihnya pas banget. Bubuk cabenya jelas bikin pedes, tapi buat saya itu masih dalam tahap bisa ditoleransi. Ada pipilan jagung & potongan wortel juga buat menetralisir rasa pedasnya. Oh iya, porsi nasinya memang nggak banyak tapi jangan khawatir, disini kita bisa nambah nasi sepuasnya. ^^

2013-09-06 12.37.58

ayam bakar

2013-09-06 12.44.49

capcay nyereung

2013-09-06 12.26.36

ice blended green tea

2013-09-06 12.30.24

cappucino float

Sempet nyicip ice blended green tea-nya. Enak, nggak terlalu manis. Pas deh. Wadahnya juga besar dan lucu. Nah, untuk cemilan saya pesan tempe nyereung. Tempe nyereung ini adalah tempe yang dipotong dadu terus digoreng pake tepung bumbu trus ditabur bubuk cabe. Karena disajikannya pas baru digoreng, jadinya masih anget dan tepungnya kriuk-kriuk. Enak bangettt. Udah lama nggak makan tempe yang baru digoreng ;;____;;

2013-09-06 13.02.45

tempe nyereung

Meskipun rasanya oke dan harganya murah meriah, ada 1 kekurangannya. Pelayanannya kurang maksimal. Pertama, pas pesan ada pesanan saya yang ketinggalan. Kedua, teman saya sudah bilang kalau dia minta minumannya jangan terlalu manis. Eh ternyata nggak disampaikan ke yang buat. Dan mbak yang nganterin bingung mau ngapain pas teman saya protes. Untung minumannya memang nggak terlalu manis. Ketiga, masaknya lamaaa. Masnya sih ramah, tapi pas ditanya cuma bilang “on progress“. Baiklah… Mungkin karena masih baru ya, jadinya masih belajar. Intinya lain kali kalo kesini, kalo punya pesenan khusus harus pake bilang “jangan sampe salah ya mbak/mas, inget-inget pesanan saya”. Kedua, sabar aja kalo makanannya lama datengnya.

Lain kali bolehlah kesini lagi, rasa + harga udah oke. Dan mudah-mudahan nanti pelayanannya juga bisa lebih oke lagi. Yuk ah!

Kedai Nyereung
Jalan Haji Hasan No.19
081220267000