Menyusuri Pantai di Gunungkidul

SAM_2995

Ini merupakan salah satu agenda dari rangkaian liburan akhir tahun di Jogja. Yang ikut adalah saya, ananti, gisca, adik saya: tika dan lia, serta alvin yang baru sampai pagi harinya di jogja. Kami pergi ke Gunungkidul menggunakan mobil ananti. Karena jaraknya cukup jauh, kami menggunakan jasa sopir. Perjalanan ke gunungkidul kalau tidak salah memakan waktu sekitar 2 jam.

Untuk masuk ke pantai-pantai yang ada, cukup bayar sekali saja. Seingat saya bayarnya 4ribu per orang. Pantai yang pertama kali kami kunjungi adalah Pok Tunggal. Lokasinya cukup jauh dibandingkan pantai yang lain. Beberapa kali kami bertanya ke orang, selalu dijawab ‘setunggal kilo malih’ yang artinya ‘1 km lagi’. Disini jauh dekat disebut 1 km mungkin ya.๐Ÿ˜› Dari jalan raya menuju pok tunggal, kami perlu melewati jalan tanah naik turun yang hanya cukup untuk satu mobil dan lumayan jauh. Mungkin sekitar 1 km juga. Melihat kondisi jalan yang begini, saya sarankan jangan ke tempat ini setelah hujan. Jalannya pasti licin banget. Tapi perjalanan yang bikin deg-degan itu pun terbayar setelah sampai di pantainya. Pantai Pok Tunggal ini relatif baru dan mungkin karena cukup jauh juga, makanya saat kami kesana pantai ini sangat sepi pengunjung.ย  Di pinggir pantai ada hamparan pasir yang luas. Disana, banyak payung-payung pantai yang disewakan ke pengunjung. Airnya jernih. Tapi karena banyak karang dan ombaknya besar, tidak bisa berenang disini. Di pantai ini juga ada bukit yang bisa kita naiki. Karena malas capek, kami nggak naik kesana. Haha.

Puas main-main di pok tunggal, kami pindah ke pantai selanjutnya: Pantai Sundak. Pantainya mirip pok tunggal: air jernih, banyak karang, ombak besar, dan diapit tebing. Tapi Pantai Sundak jauh lebih ramai. Meskipun ada papan larangan tidak boleh berenang, tapi nyatanya banyak juga yang nyemplung ke air. Karena cuacanya sangat panas, kami cuma lihat-lihat dari pinggir.

Dari sundak, kami lompat ke Pantai Krakal. Disini tidak seramai di Sundak tapi bisa dibilang cukup ramai. Matahari super menyengat, jadi kami cuma melihat-lihat dari pinggir juga. Banyak yang main-main di pinggir pantai. Banyak yang main layangan juga disini.

Setelah itu, kami lanjut ke Pantai Drini. Nggak terlalu berharap banyak karena pantai-pantai sebelumnya bisa dibilang mirip. Tapi saya justru jatuh cinta sama Pantai Drini. Di Pantai Drini ada kios ikan yang menjual ikan dan hasil laut lain yang masih segar atau sudah diolah. Disini juga banyak perahu nelayan yang sedang diparkir. Pantai Drini juga jernih. Berbeda dengan pantai sebelumnya yang banyak karang disini tidak tampak batu karang di pinggir pantai. Selain itu, ombak yang sampai ke pinggir pantai juga tidak terlalu besar. Tampaknya cukup aman untuk bermain-main. Dibuktikan dengan adanya anak-anak yang berenang di pinggir pantai. Saya jadi tergoda untuk main air juga, sayangnya memang sengaja nggak bawa baju ganti. Jadi nggak bisa main-main air deh.๐Ÿ˜›

Dari Pantai Drini, kami pindah ke Pantai Sepanjang. Sesuai dengan namanya, pantai ini panjangggg sekali. Di pinggir jalan, berderet pondok-pondok yang menjual makanan ataupun yang disewakan. Banyak karang di pinggir pantai, airnya dangkal, dan meskipun di kejauhan ombaknya besar tapi sampai ke pinggir pantai ombaknya sudah mengecil. Ngeliatin ombak disini lumayan bikin rileks.๐Ÿ˜€

Pantai terakhir: Pantai Kukup. Pantainya ramai, banyak kios-kios juga. Karena saat itu pantai mulai pasang, kami malas jalan mendekati pantai. Di Pantai Kukup, kami menikmati kelapa muda. Enak banget di cuaca panas seperti saat itu. Setelah itu kami mampir di kios yang menjual olahan hasil laut. Ada udang goreng, cumi goreng, rempeyek udang, dan yang pasti ada keripik rumput laut. Proses penggorengannya juga langsung di kios itu, jadi bisa kita lihat dan kita bisa memilih yang baru selesai digoreng. Makanan tersebut dijual dengan harga kiloan. Harganya standarlah. Saya beli udang, rempeyek, dan rumput lautnya. Setelah itu kami makan siang disana. Makannya pun hasil laut juga. Setelah makan, kami pun pulang. Capek dan kenyang sukses membuat kami tidur saat perjalanan pulang. xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s