Island Hopping Trip: Pulau Kelor, Onrust, Cipir

2013-10-26 10.23.09

Bulan Oktober lalu, saya dan teman-teman mengikuti island hopping trip di kepulauan seribu. Berawal dari deal di groupon yang tampak menarik dengan harga yang tidak terlalu mahal, kami pun seperti biasa impulsif membeli deal tersebut. Dalam deal yang ditawarkan dengan harga Rp 95.000 itu, ada 3 pulau yang menjadi tujuan: Pulau Kelor, Onrust, dan Cipir.

Pada hari-H, saya, ananti, apin, dan rizky berkumpul di halte dukuh atas untuk naik taksi ke Muara Kamal yang merupakan meeting point trip ini. Dari Sudirman ke Muara Kamal dan sempat nyasar sedikit, tarif taksi sekitar 120ribu. Kami turun di depan Pasar Ikan Muara Kamal dan kemudian berjalan ke arah pelabuhan untuk mencari tour leader dari pihak Shine Tour & Travel sebagai penyelenggara. Kami menelepon mbak Pipih yang sehari sebelumnya menghubungi saya lewat sms memberitahukan bahwa dia yang akan menjadi tour leader. Ternyata peserta tour kali ini cukup banyak dan ada beberapa tour leader di sekitar kami. Kami sempat tebak-tebakan mana yang mbak Pipih. Haha. Dan ternyata benar, mbak Pipih adalah salah satu tour leader yang ada di situ. Setelah ketemu dengan mbaknya, kami ditanya, apakah mau menunggu disitu atau langsung ke kapal. Kami pun memilih ke kapal saja. Mbak pipih kemudian mengantar kami ke kapal. Agak serem pas mau naik ke kapal ternyata jembatannya adalah jembatan bambu kecil. Selain itu untuk mencapai kapal, kami perlu melewati kapal lain. Setelah menunggu 1 jam lebih, termasuk menunggu 1 peserta tour yang datang terlambat tapi nggak mau ditinggal, kami pun berangkat.

Pulau pertama adalah Pulau Kelor. Pulau ini ukurannya sangat kecil. Di pulau ini terdapat reruntuhan benteng berbentuk lingkaran. Meskipun cuaca saat itu cukup panas, udara di dalam benteng ini tetap adem. Kami pun berlama-lama istirahat di dalam benteng sambil foto-foto. Setelah itu kami pun mengelilingi pulau. Karena ukurannya yang kecil, tidak sampai 15 menit pulau ini berhasil dikelilingi.

Setelah Pulau Kelor, kami kemudian naik kapal lagi ke Pulau Onrust yang letaknya tidak terlalu jauh dari Pulau Kelor. Pulau Onrust merupakan salah satu situs cagar budaya. Di pulau ini terdapat museum kecil yang menceritakan sejarah Pulau Onrust. Ada petugas yang menjadi guide. Petugas memandu kami mengelilingi pulau, dimulai dengan bercerita mengenai reruntuhan bangunan yang tadinya merupakan rumah sakit dan karantina haji, kemudian masuk ke museum, melewati bekas penjara, dan terakhir ke makam yang dianggap keramat. Sayangnya saya ada di barisan belakang rombongan, jadi penjelasan dari guide kurang terdengar. Satu lagi yang saya sayangkan adalah pulau ini tampak kotor dan tidak terurus. Setelah keliling pulau, kami mengambil jatah makan siang dari penyelenggara tur kemudian sholat di musholla kecil yang ada di pulau ini.

Setelah dari Pulau Kelor, kami ke pulau di seberangnya yaitu Pulau Cipir. Mirip dengan Pulau Kelor, di Pulau Cipir juga terdapat reruntuhan bekas rumah sakit dan barak karantina haji. Pulau ini lebih tidak terurus daripada Pulau Kelor, banyak tumpukan sampah dan coretan di dinding. Di pulau ini, banyak yang main air di pantai. Tapi karena saya tidak membawa baju ganti dan pantainya pun tidak terlalu menarik, saya dan teman-teman malah main kartu. Haha. Tadinya kami bingung mau ngapain di pulau ini padahal masih ada sekitar 1-2 jam sampai waktu pulang. Akhirnya rizky ke warung yang ada di pulau dan menanyakan apakah mereka menjual kartu, dan ternyata ada. Haha. Disana saya malah belajar macam-macam game kartu seperti setanan dan seven spade. Biasanya cuma bisa main cangkul. xD Sekitar jam 3 sore, kapal pun berangkat pulang ke Muara Kamal. Saat menunggu yang lain naik ke kapal, mas-mas perahu menakut-nakuti kami bahwa benteng di pulau Kelor dulunya tempat pembantaian. Nggak tau deh bener atau nggak xD Mbak Pipih juga memberikan dvd mengenai Pulau Kelor, Onrust, dan Cipir tapi saya nggak tahu isinya bagaimana karena rizky yang membawa pulang dvd itu.๐Ÿ˜€ Dari muara kamal ada angkutan yang membawa kami menuju cengkareng dengan tarif 6000 per orang. Dari sana kami kemudian pulang dengan bus transjakarta dari halte busway Rawa Buaya.๐Ÿ˜€

One thought on “Island Hopping Trip: Pulau Kelor, Onrust, Cipir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s