J4nGan 4l4y d0n6

Sering nggak sih ngeliat tulisan seperti judul di atas? Atau Anda malah salah satu yang sering menulis dengan cara itu? :p Masyarakat sering menyebut orang yang menulis (ataupun mengetik) dengan cara itu dengan sebutan ‘alay’. Apa sih sebenarnya alay itu? Definisi alay yang saya temukan di Om Google banyak banget. Yak, masing-masing orang punya definisi sendiri.

Buat saya sendiri keberadaan alay cukup mengganggu. Definisi alay yang saya gunakan untuk menyebut seseorang itu alay lebih sempit dari yang saya temukan di Om G. Berikut ini syarat minimum seseorang untuk dapat saya sebut sebagai alay. Cukup satu syarat terpenuhi untuk menjadi alay.

  1. Tulisan (ataupun ketikan) menggunakan campuran huruf kapital dan huruf kecil, bahkan angka. contoh : hAlo, aP4 kaBaR?
  2. Merasa belum cukup gaul dengan tulisan dengan poin 1, mereka menggunakan tulisan yang disingkat seenaknya (biasanya huruf vokal yang banyak dihilangkan). ย contoh : dUh, cPek bG3T
  3. Ternyata dengan poin 2, mereka merasa level kegaulannya masih rendah. Mereka mengganti penggunaan beberapa huruf degan cara membacanya (cara membaca alay maksudnya) dan menambahkan huruf-huruf lain. contoh : ya : eaaa, eaaach, halo : allowww, lowww, manis : niezt, keren : keiyeen, approve : eupreuf, banget : bNgeDh
  4. Foto dari kamera hape dari sudut atas, dengan gaya yang aneh-aneh. Setelah itu diedit dan ditambahkan tulisan seperti : <nama> qYutttHh, <nama>_niEzTt
  5. Melakukan friend request fesbuk ataupun jejaring sosial lain walaupun tidak kenal, dan kemudian setelah diapprove menuliskan : tengss eaa dah dieupruf, ini cyapa? lam kenal eaaa.. zzzZZZZ

Apakah Anda tidak terganggu dengan yang seperti ini? Kalau Anda tidak terganggu, saya kagum sekali pada Anda. Menurut saya, tingkat kesabaran Anda sangat tinggi. Jujur saya kesal dengan tulisan seperti itu. Selain susah dibaca, waktu yang dibutuhkan untuk membacanya lebih banyak daripada membaca tulisan biasa. Kalau tidak percaya, coba saja sendiri.

Kalau dalam istilah kriptografi ada yang namanya enkripsi dan dekripsi. Teks yang telah dienkripsi harus dapat dikembalikan lagi ke teks semula saat didekripsi. Namun, teks yang dienkripsi oleh para alay tidak semudah itu dapat didekripsi karena algoritma enkripsi yang digunakan oleh para alay sangat bervariasi dan dicampur-campur penggunaannya. Sangat sulit untuk membuat dekriptor teks alay. AlayGenerator yang saya gunakan untuk membuat tulisan judul hanya mampu mengenkripsi, dan itupun dengan pola enkripsi yang jelas. Hanya sampai di poin 2 dari definisi alay saya.

Saya tidak paham dengan jalan pikiran para alay. Kenapa mereka mengganggap tulisan seperti itu keren dan gaul. Ok, memang beberapa alay seperti Ophi A Bubu atau Dewi Stroberi ngetop berkat tulisan seperti itu. Tapi, apakah ke-ngetop-an seperti itu yang mereka harapkan? (thinking)

Sejauh ini untuk tidak menambah kekesalan saya kepada para alay, saya tidak meng-approve jika friend request saya menunjukkan gejala-gejala alay sejak awal. Atau menghapus jika tanda-tanda alay mulai terlihat. (devil)

Saya pernah memasang status berikut di fesbuk saya :

sebenarnya saya terganggu dengan orang yang menulis bEs4R kEcHiL atau sok imutdzh, tapi apa hak saya untuk melarang orang menulis seperti itu -.-“

Status ini saya pasang untuk menggugah hati para alay. Tapi sepertinya nggak ngefek.

Bukan maksud saya menghakimi para alay kok, seperti yang pernah saya tulis di status fesbuk saya, saya hanya ingin memberitahu kalau saya terganggu dengan tulisan seperti itu. Dan banyak juga orang yang merasakan hal yang sama dengan saya. Bukankah jauh lebih mudah (dan indah) menulis dengan huruf-huruf yang semestinya. Yang membaca pun lebih mudah dan cepat memahami isi teksnya. Coba renungkan lebih dalam :p.

Oiya, bukan berarti juga saya mendukung orang-orang yang menghujat para alay. Kasian kan Ophi a Bubu yang diomongin setiap hari sama orang yang nggak dia kenal.

2 thoughts on “J4nGan 4l4y d0n6

  1. Saya juga teritasi dengan 4l4y. Kejadian paling sering adalah pada SMS dan status facebook. Alay, sebutan yang baru saja saya ketahui dari posting anda, kerap menjangkiti anak SMP dan SMA yang ngerasa bUtuH uNtUk di4nGg4P G4uL.

  2. sama.. saya juga agak risih klo baca tulisan kayak gitu..

    okelah disingkat no problem asal proporsional.. tapi kdang lebay banget..
    gede kecil, haduh,, mata ku ini sama gede klo huruf gede kecil susah bacanya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s