Feeds:
Posts
Comments

5 Semester

Blog ini udah lama banget nggak diisi, salah satu penyebabnya adalah karena kesibukan kuliah saya. Kuliah di ITB, khususnya IF benar-benar menguras waktu dan energi. Terutama karena tugas-tugasnya. Hampir setiap mata kuliah punya tugas besar, di samping adanya tugas, tugas kecil, PR, dan segala macam istilah yang artinya sama: tugas.

Di tulisan ini saya akan berbagi mengenai apa saja yang terjadi selama 5 semester kuliah saya. Mungkin bisa berguna untuk adik-adik saya yang pengen masuk ITB.

TPB (Semester 1 & 2)
Di ITB, mahasiswa baru nggak langsung kuliah pada program studi tetapi mengalami dulu yang namanya Tahap Persiapan Bersama (TPB). Teman-teman sekelas adalah teman-teman 1 fakultas/sekolah. Dulu saya masuk Kelas Kalkulus 8, atau sebut saja K-8. Pada zaman saya (2007), Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) dibagi menjadi 4 kelas utama. FYI, sekolah adalah sebutan ITB untuk fakultas yang jumlah prodi di bawahnya <= 2. Di TPB, mahasiswa belajar ilmu dasar seperti kalkulus, fisika dasar, kimia dasar, bahasa inggris, tata tulis karya ilmiah (TTKI), konsep teknologi, pengetahuan lingkungan, dan mata kuliah dasar/pengenalan fakultas masing-masing. Untuk mata kuliah pengenalan fakultas, STEI memberikan Dasar Pemrograman dan Pengantar Rangkaian Elektrik. Saat ini, dengan kurikulum baru DasPro berubah menjadi Pengantar Teknologi Informasi A (PTI A) dan PRE berubah menjadi Dasar Rangkaian Elektrik (DRE).

Menurut kebanyakan mahasiswa ITB, masa TPB merupakan masa senang-senang dimana IP 4 bertebaran. Tapi, buat saya tidak. Penyebabnya adalah saya tidak suka fisika atau kimia. Makanya saya pilih teknik informatika karena saya bisa menghindari mata kuliah seperti itu :p. Untuk kalkulus si saya masih bisa menerima, apalagi dosennya pak Salman yang sampai sekarang masih menjadi dosen favorit dan paling mengesankan buat saya. Yang lebih menyebalkan (buat saya) adalah adanya praktikum FiDas dan KiDas yang diadakan 2 minggu sekali. Untuk mata kuliah fisika dasar, mulai tahun saya ada riset kecil-kecilan. Pada saat itu, kami disuruh membuat pelontar dan generator sederhana. Kalau ini sih menyenangkan. Ini hasilnya :

Untuk bahasa inggris, saya mendapatkan kelas academic writing. Ada 3 macam kelas bahasa inggris : reading, academic writing, dan conversation. Katanya si pembagian kelas ini berdasarkan tes bahasa inggris saat awal masuk. Tugas akhirnya saat itu membuat essay 2000 kata, 1 kelompok 2 orang. Tema saya adalah Sperm Donation. Agak ngeri ya temanya. Hehehe, soalnya essay ditulis dalam bentuk argumentative essay. Jadi, harus yang memancing perdebatan gitu deh temanya. Selain bahasa inggris, mata kuliah yang mengharuskan pembuatan essay, paper, atau bentuk tulisan lain adalah TTKI (pastinya), KonTek, dan PengLing.

Dasar pemrograman dan PRE didapatkan di semester 2. Kalau sekarang, DRE di semester 1 dan PTI A di semester 2. Ada praktikum tiap minggu untuk DasPro. Bahasa yang digunakan adalah Pascal. Siapkan diri sebelum praktikum karena waktunya terbatas. Terlambat kalau baru pada saat praktikum baru mulai belajar, kecuali kalau memang sudah men’dewa’. Soalnya (berdasarkan pengalaman) asisten juga sebel kalo ada yang kebanyakan nanya. Mulai tahun ini, PTI A ada tugas besarnya lho. (devil). Untuk PRE, hmmm.. saya memang dari awal tidak suka dengan pelajaran yang berhubungan dengan listrik-listrikan.

Pada masa TPB, ada 2 kali UTS. Masa UTS dimulai saat pertengahan semester. Setiap minggu ada 1 kali UTS, pada hari jumat. Kuliah tetap berjalan. Biasanya si setelah semua mata kuliah sudah selesai UTS 1nya, 1 atau 2 minggu kemudian sudah UTS 2. Jadi, hampir setiap minggu, TPB menjalani UTS. Untuk UAS, beberapa makul seperti FiDas atau KiDas tidak mengharuskan mahasiswa ikut. Tergantung pada nilai sebelumnya.

Jadwal kuliah TPB sangat teratur, biasanya masuk jam 7 dan maksimal jam 5 sudah selesai. Gedung yang paling sering digunakan adalah Gedung Kuliah Umum (GKU) Barat. Gedung ini istimewa banget. Anda akan tau istimewanya kalau sudah mencoba naik tangganya. (devil)

Semester 3
Semester pertama sebagai mahasiswa teknik informatika. Mata kuliah yang saya ambil adalah Algoritma dan Struktur Data (AlStrukDat), Struktur Diskrit (StrukDis), Probabilitas dan Statistika (Probstat), Sistem Digital (SisDig), Praktikum Sistem Digital, Matematika Teknik (MaTek), dan Agama Islam.

AlStrukDat adalah nyawa di semester 3. Disini dikenalkan berbagai struktur data, seperti array, matriks, stack, queue, dan list. Praktikum sudah pasti ada. Bahasa yang digunakan adalah C. Nah, di mata kuliah inilah istilah TuBes pertama kali dikenalkan kepada kami. TuBes 1 adalah membuat kompiler sederhana bahasa pascal yang diberinama Pascala. Yak, kompiler! Di tubes 1 ini saya sekelompok dengan rizky, wafi, aden, luthfi, dan pandy. Tubes perdana ini hasilnya nggak begitu baik, tapi lumayanlah buat belajar. Tubes kedua adalah job scheduling. Saya sekelompok dengan kamal, araf, adi, dan kurnia. Di kedua tubes tersebut saya jadi satu-satunya anggota kelompok yang perempuan. Yak, hal itu memang sudah biasa mengingat sedikitnya jumlah mahasiswi di STEI. Di AlStrukDat kelasnya masih dicampur dengan anak STEI karena elektro pun mendapatkan AlStrukDat.

Mata Kuliah StrukDis tidak terlalu sulit dibandingkan dengan yang lain. Disini dipelajari mengenai himpunan, relasi, fungsi, induksi matematik, teori bilangan bulat, kombinatorial, aljabar boolean, graf, pohon, dan kompleksitas algoritma. Ada tugas membuat makalah sebagai tugas akhir.

Probabilitas dan Statistika. Pertemuan pertama, kalau dosennya Pak R***a, diisi dengan perkenalan dan penjabaran CVnya yang panjang. Hehehe.. Kalo untuk makulnya si pelajarin aja baik-baik, latihan soal dari tahun sebelumnya. *Sstt, ini rahasia. Nilai defaultnya A, asal rajin masuk aja. :D *

Sistem Digital. Ini dari elektro. Belajar tentang sistem digital. Yaiyalah, hehehe.. Saya nggak bisa ngejelasin banyak, soalnya saya juga nggak ngerti banyak. Intinya ada register, counter, synchronous, asynchronous, blablabla.

Praktikum Sistem Digital. 1 sks. Hati-hati dengan peralatan yang mahal. Disini, saya 1 kelompok dengan bung edwin. Kayaknya saya banyak ngerepotin, udah nggak ngerti, datengnya telat mulu, minta ambilin buku catatan laboratorium alias BCL terus lagi. Hahaha.. Saya baru ngerti tentang suatu modul itu setalah praktikumnya. Emang ni nggak berbakat dengan yang berbau-bau elektro. Tugas akhirnya milih beberapa proyek. Kami milih Thunderbird Taillights, simulasi lampu sen gitulah ya kira-kira. Oiya, kuliah praktikumnya juga ada, lengkap dengan ujiannya. -.-

Matematika Teknik. Lanjutannya kalkulus. Masih berkutat dengan cacing-cacing. Dan saya selalu tidur di dalam kelas. Parah. Udah khawatir bakalan ngulang, dan untungnya nggak karena hasil uts 1 saya lumayan. Entah keajaiban darimana, padahal malemnya ada acara wisudaan dan saya nggak bisa belajar banyak.

Agama Islam. Kalo kata temen-temen, pilihlah dosen yang paket A alias yang ngasih nilai A semua. Jadi saya ngikut aja. Ujiannya take home test, sayangnya saya nggak ngerjain dengan baik. Penyebabnya adalah karena laptop saya sempat terkena virus tanatos dan mesti nginstal lagi beberapa software. Ujung-ujungnya saya baru baru ngerjain ujian H-1 dan nggak ikut kebagian paket A.

Semester 4
Makul yang saya ambil adalah Pemrograman Berbasis Objek (PBO)/ Object Oriented Programming (OOP), Teori Bahasa dan Otomata (TBO/OTB), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Basis Data (BasDat), Logika Informatika (LogIf), dan Arsitektur dan Organisasi Komputer (OrKom)

Mulai merasakan yang namanya badai tubes dan tidak bisa melarikan diri dari ngoding. Begadang atau nginep sudah jadi hal yang biasa. Bahkan, ada yang nggak mandi sampai berhari-hari. Hahaha

Di OOP, dikenalkan dengan konsep kelas dan inheritance. Bahasa yang digunakan adalah C++ dan Java. Tubes 1 adalah membuat simulasi kebun binatang. Masih menggunakan terminal, menggunakan bahasa C++. Saya sekelompok dengan dara, dhana, edwin, hanug, dan emre. Tubes 2, masih dengan tugas dan kelompok yang sama. Bedanya, GUI dan dibuat dalam bahasa Java. Ini hasilnya :


OTB. Saya nggak ngerti terlalu banyak karena saya ngertinya telat. Sepertinya tidak terlalu sulit, tapi dasar sayanya aja yang males jadinya ya gitu deh. Rajin-rajin aja baca dan latihan soal.

RPL. Software engineering is not coding. Ada banyak hal yang lebih luas daripada sekedar ngoding di dalam pembangunan perangkat lunak. Nah itu dipelajari disini. Ada tugas per kelompok sepanjang semester. Walaupun cuma berhubungan dengan dokumen, jangan disepelekan lho. Dokumentasi itu penting. Tools yang dipake StarUML.

BasDat. Belajar mengenai pemodelan data. Ada tugas kelompok juga. Belajar menggunakan SQL, yang kemaren dipake adalah MySQL dan Oracle. Ada beberapa kali praktikum dan ada ujian praktikumnya juga.

LogIf. Ini termasuk pelajaran senang-senang. Nggak terlalu susahlah buat anak IF. Belajar tentang logika : logika relasi, logika proposisi. Ada beberapa kali praktikum dan tugas besar. Saya sekelompok dengan dara, dhana, edwin dan hanug lagi. Tugasnya tentang sistem pakar. Kami membuat sistem pembagian harta warisan. Bahasa yang digunakan adalah prolog.

OrKom. Kalo udah mengenai hardware, pasti saya ngaco. Termasuk juga OrKom. Tips untuk ujian OrKom : baca slide, highlight yang penting, baca yang nggak di-hightlight! Hahaha.. Itu tips serius lho, buktinya pas uas ada pertanyaan siapakah direktur perusahaan XXX. Aneh kan. Hampir saya jawab bukan saya. -.-”. Pas UAS, soalnya pilihan. Tapi model pilihannya kayak soal SPMB yang 1, 2, 3, 4 atau benar salah. Untung nilainya sesuai distribusi nilai. Kalo nggak, pasti saya nggak lulus. Tubesnya istimewa banget, pake bahasa assembly. Saya sekelompok dengan sesdika dan mega. Dika mendewi, di tengah kebingungan saya memahami assembly dika udah mulai ngoding. Akhirnya saya mulai ngerti setelah melihat kode yang dibuat dika. Tubes 1 pake spim, yang kedua pake TASM. Tubes 1 membaca input berbagai tipe data kemudian mencetak ke layar. Tubes 2 membuat game snake. Ada praktikumnya juga.

Tahun kedua ini kebanyakan kuliah masuk siang. Tahun genap masuk siang, tahun ganjil masuk pagi. Oiya, ujiannya nggak lagi per minggu kayak TPB. Tapi ada minggu ujian khusus. Dan khusus untuk IF, biasanya nggak ada kuliah selama musim ujian. Khusus untuk IF juga, cuma ada sekali UTS dan UAs. ProDi lain sepertinya masih ada UTS 2.

Semester 5
MaKul yang saya ambil di semester ini Rekayasa Perangkat Lunak Lanjut (RPLL), Sistem Operasi (SO/OS), Sistem Informasi (SI), Jaringan Komputer (JarKom), Sistem Basis Data (SBD), Strategi Algoritma (stiGma), dan PKn.

RPLL, lanjutannya RPL. Disini dipelajari tentang pembangunan aplikasi web dan sedikit manajemen pembangunan perangkat lunak. Salah satu tugasnya bikin rancangan aplikasi web jejaring sosial, namanya konco. Ada beberapa tugas kecil kelompok, dan kami sempat menggunakan googledocs untuk mengerjakan. Hehehe, seru juga pake googledocs. Oiya, kelompok saya dara, edwin, dan dhana.

OS. Belajar tentang konsep OS, seperti proses, scheduling, deadlock, IPC, memori, I/O, disk, dll. Ada 2 tugas besar. Yang pertama menambahkan system call baru pada kernel Linux. Saya sekelompok dengan stephen dan aden. Yang kedua, membuat file system sederhana. Sekelompok dengan davidsoen, samsu, arnold, vina, hafid, dan dhana. Banyak dewanya ni, saya jadi nyampah. Hikss.. Soal UASnya ajaib, mudah-mudahan lulus deh. Amin. Ada beberapa tugas pribadi juga.

SI. Saya suka materi pelajarannya. Tapi gara-gara kuliahnya jam 7, saya beberapa kali telat dan nggak bisa masuk. Kebiasaan masuk siang si. Hehehe.. Yang bikin sebel itu materinya banyak banget : analisis sitem, penentuan kebutuhan, perekayasaan kebutuhan, organisasi virtual, pembangunan sistem, implementasi sistem, dan masih banyak lagi. Tugasnya dikerjakan sepanjang semester. Jadi, kita mendatangi sebuah perusahaan/lembaga. Kemudian, dari keadaan perusahaan/ lembaga itu kita analisis kebutuhan dan dibuatkan desain dan prototipe sistem informasinya. Saya sekelompok dengan hanug yang moody dan mega yang sibuk. Hahaha.. Kami datang ke Badan Amil Zakat (BAZ) Jawa Barat.

JarKom. Belajar mengenai layer-layer dalam jaringan komputer : physical layer, data link layer, network layer, transport layer, dan application layer. Rajin-rajin aja mencatat. Ada 2 tugas besar. Saya sekelompok dengan edria, iwan, dara, yulino, dan ryan setiadi. Tugas pertama bikin simulasi aplikasi point to point communication menggunakan kabel UTP. Disini saya lumayan nyampah, soalnya lebih fokus ke TuBes 1 StiGma yang deadlinenya di hari yang sama. Ujung-ujungnya cuma bantu ngetes program. Tubes 2, implementasi routing protocol sederhana yang berbasiskan Distance Vector Protocol. Nah lo, apa itu? Males ah saya ngejelasin :p. Deadline-nya deketan sama OS. Padahal dari lab yang sama. (annoyed).

SBD. Yang dipelajari : optimasi query, transaksi, konkurensi, recovery, integrity, security, performance tuning, dll. Lumayan susah. Nilai UTS 1 ajaib semua. Hahaha. Mudah-mudahan lulus. Amin. Yang menarik dari SBD itu pas ngebahas content-based database retrieval. Padahal itu cuma materi tambahan. Saya baru sadar kalau database itu luas banget cakupannya. Maksudnya database yang content-based itu misalnya database musik, gambar, atau video. Database gambar/image contohnya sidik jari dan DNA. Nah, untuk mencari kesamaan sidik jari atau DNA kan berdasarkan content data tersebut. Bukan dengan informasi yang terkandung di dalamnya (konteks). Ya pokoknya begitu deh. Saya nggak bagus ni ngejelasin.

StiGma. Makul favorit saya. Soalnya saya emang suka dengan yang berbau-bau algoritma. Yang dipelajari : brute force, greedy, divide and conquer, BFS, DFS, backtrack, branch and bound, pattern matching, program dinamis, dan teori P, NP. Tubes 1 sekelompok dengan edwin dan gisca. Bikin Othello dengan algoritma Greedy. Sayangnya pas sebelum dikumpul, saya mengubah sesuatu yang saya pikir nggak bakal ngefek ke kerja program. Eh, ternyata gara-gara itu programnya nge-bug. Hiks hiks hiks.. Dan itu baru ditemukan pas demo program. Oiya, buat yang belum tau, setiap tubes ada demonya. Jadi kita menunjukkan dan menjelaskan program ke asisten. Tubes 2, sekelompok dengan dhana dan gisca. Tugasnya bikin simulasi pencarian titik api oleh robot dalam labirin dengan menggunakan algoritma backtracking. Ada bug yang juga baru ditemukan saat demo. Hahaha, kacau ni saya. Tapi nggak separah yang tubes 1. Bug-nya bukan di kerja program. Selain tubes, ada tugas kecilnya juga. Yang pertama, sudoku dengan brute force. Kedua, Perkalian matriks dengan algoritma Strassen. Ketiga, perbandingan algoritma pattern matching menggunakan Java Applet. Dan terakhir ada tugas makalah.


PKn. Kayaknya mata kuliah formalitas. Kelas Paket A. Semoga aja beneran dapet paket A juga. Huhuhu

Yak, sekian sharing dari saya. Lagi nunggu nilai keluar ni. Mudah-mudahan nggak ada yang mesti diulang. Amin amin. Jadi, udah tau kan kenapa saya jarang ngapdet blog. Ngurus diri sendiri aja kadang nggak bisa gara-gara kebanyakan tugas. Apalagi ngurusin blog. Mungkin karena saya belum bisa bagi waktu dengan baik juga kali ya. Banyak tugas, banyak kelompok, sedikit waktu. Fyuuh.

Panjang juga ya ceritanya. Nggak berasa udah tingkat 3. Kayaknya baru kemaren belajar mati-matian buat SPMB. Hahaha.. Semangat!

J4nGan 4l4y d0n6

Sering nggak sih ngeliat tulisan seperti judul di atas? Atau Anda malah salah satu yang sering menulis dengan cara itu? :p Masyarakat sering menyebut orang yang menulis (ataupun mengetik) dengan cara itu dengan sebutan ‘alay’. Apa sih sebenarnya alay itu? Definisi alay yang saya temukan di Om Google banyak banget. Yak, masing-masing orang punya definisi sendiri.

Buat saya sendiri keberadaan alay cukup mengganggu. Definisi alay yang saya gunakan untuk menyebut seseorang itu alay lebih sempit dari yang saya temukan di Om G. Berikut ini syarat minimum seseorang untuk dapat saya sebut sebagai alay. Cukup satu syarat terpenuhi untuk menjadi alay.

  1. Tulisan (ataupun ketikan) menggunakan campuran huruf kapital dan huruf kecil, bahkan angka. contoh : hAlo, aP4 kaBaR?
  2. Merasa belum cukup gaul dengan tulisan dengan poin 1, mereka menggunakan tulisan yang disingkat seenaknya (biasanya huruf vokal yang banyak dihilangkan).  contoh : dUh, cPek bG3T
  3. Ternyata dengan poin 2, mereka merasa level kegaulannya masih rendah. Mereka mengganti penggunaan beberapa huruf degan cara membacanya (cara membaca alay maksudnya) dan menambahkan huruf-huruf lain. contoh : ya : eaaa, eaaach, halo : allowww, lowww, manis : niezt, keren : keiyeen, approve : eupreuf, banget : bNgeDh
  4. Foto dari kamera hape dari sudut atas, dengan gaya yang aneh-aneh. Setelah itu diedit dan ditambahkan tulisan seperti : <nama> qYutttHh, <nama>_niEzTt
  5. Melakukan friend request fesbuk ataupun jejaring sosial lain walaupun tidak kenal, dan kemudian setelah diapprove menuliskan : tengss eaa dah dieupruf, ini cyapa? lam kenal eaaa.. zzzZZZZ

Apakah Anda tidak terganggu dengan yang seperti ini? Kalau Anda tidak terganggu, saya kagum sekali pada Anda. Menurut saya, tingkat kesabaran Anda sangat tinggi. Jujur saya kesal dengan tulisan seperti itu. Selain susah dibaca, waktu yang dibutuhkan untuk membacanya lebih banyak daripada membaca tulisan biasa. Kalau tidak percaya, coba saja sendiri.

Kalau dalam istilah kriptografi ada yang namanya enkripsi dan dekripsi. Teks yang telah dienkripsi harus dapat dikembalikan lagi ke teks semula saat didekripsi. Namun, teks yang dienkripsi oleh para alay tidak semudah itu dapat didekripsi karena algoritma enkripsi yang digunakan oleh para alay sangat bervariasi dan dicampur-campur penggunaannya. Sangat sulit untuk membuat dekriptor teks alay. AlayGenerator yang saya gunakan untuk membuat tulisan judul hanya mampu mengenkripsi, dan itupun dengan pola enkripsi yang jelas. Hanya sampai di poin 2 dari definisi alay saya.

Saya tidak paham dengan jalan pikiran para alay. Kenapa mereka mengganggap tulisan seperti itu keren dan gaul. Ok, memang beberapa alay seperti Ophi A Bubu atau Dewi Stroberi ngetop berkat tulisan seperti itu. Tapi, apakah ke-ngetop-an seperti itu yang mereka harapkan? (thinking)

Sejauh ini untuk tidak menambah kekesalan saya kepada para alay, saya tidak meng-approve jika friend request saya menunjukkan gejala-gejala alay sejak awal. Atau menghapus jika tanda-tanda alay mulai terlihat. (devil)

Saya pernah memasang status berikut di fesbuk saya :

sebenarnya saya terganggu dengan orang yang menulis bEs4R kEcHiL atau sok imutdzh, tapi apa hak saya untuk melarang orang menulis seperti itu -.-”

Status ini saya pasang untuk menggugah hati para alay. Tapi sepertinya nggak ngefek.

Bukan maksud saya menghakimi para alay kok, seperti yang pernah saya tulis di status fesbuk saya, saya hanya ingin memberitahu kalau saya terganggu dengan tulisan seperti itu. Dan banyak juga orang yang merasakan hal yang sama dengan saya. Bukankah jauh lebih mudah (dan indah) menulis dengan huruf-huruf yang semestinya. Yang membaca pun lebih mudah dan cepat memahami isi teksnya. Coba renungkan lebih dalam :p.

Oiya, bukan berarti juga saya mendukung orang-orang yang menghujat para alay. Kasian kan Ophi a Bubu yang diomongin setiap hari sama orang yang nggak dia kenal.

Pasti pernah denger pepatah ini kan

Sedikit-sedikit, lama-lama jadi bukit

Yakin?

gunung

Tapi, kalo gunung di deket rumah saya ini si kebalikannya

Sedikit-sedikit, lama-lama bukitnya abis.

Gimana nggak, wong setiap hari dikerukin terus. Dari sebelum saya lahir, nih gunung udah diambilin batunya. Sedikit-sedikit diabisin. Di bagian laen, bahkan udah ada yang abis dan sekarang jadi rumah-rumah berjejer rapi macem perumahan.

Saya nggak tau, ini salahnya siapa si.. Pengeruk batu apa pemerintah? Kan seharusnya nggak boleh diambilin gitu batunya. Selaen ngerusak alam, bahayanya buat pengeruk batu juga besar. Tetangga saya aja ada yang meninggal gara-gara ketimpa batu pas lagi kerja. Ya, bayangin aja batu yang tajem dan beratnya minta ampun begitu.. Wuidih.. Udah banyak banget deh yang jadi korban.

Mudah-mudahan gunung yang sebelah sini nggak sampe abis juga deh, kasian ntar anak cucu nggak tau yang namanya gunung Sukamenanti (kalo di koran si disebutnya gunung perahu). Hahaha..

Makin banyak aja ruko di sepanjang jalan Teuku Umar. Usaha untuk memperbanyak jumlah ruko pun bisa diliat dengan jelas. Nih, contohnya

SDC10367

SDC10366

Yang beberapa minggu atau beberapa bulan lagi bakal jadi seperti ini

SDC10368

Bingung mau seneng atau sedih… Senengnya si, ntar bakalan lebih gampang kalo perlu barang apa-apa. Selaen itu, banyaknya ruko bisa nunjukin kalo Bandar Lampung semakin berkembang. Ceilah.. Tapi sedihnya, pasti nanti bakalan rame, trus tambah polusi karena halaman rumah yang diubah jadi ruko berubah fungsi jadi lahan parkir. Selaen itu, pemandangan yang udah melekat belasan tahun pun menghilang. Hiks..

Hmm, mungkin beberapa tahun lagi bakal ada lagu begini

Dari Natar sampai Panjang berjajar ruko-ruko
Sambung menyambung menjadi satu
Itulah Bandar Lampung

Hohoho, jayus

Udah mau tahun ajaran baru ni, anak-anak sekolah pasti seneng. Apalagi kalo bukan karena dapet kelas baru, temen baru, baju baru, sepatu baru, tas baru, kotak pensil baru, buku baru, dan semua yang baru-baru. Asik juga ya.. Jadi pengen sekolah lagi.. Eh, nggak ding… Hehehe..

Tapi, itu sebelum saya ngeliat ini

SDC10398

SDC10397

Apa si itu?
Itu adalah kotak pensil adik-adik saya. Ada belasan kotak pensil disitu, dan itu adalah kotak pensil yang udah nggak dipake lagi. Saya liat sih masih bagus-bagus, paling cuma kotor dan kalo dibersihin sedikit aja udah bisa kinclong lagi. Kotak pensil itu terkumpul waktu mereka beres-beres barang di lemari.

Ini ni akibat kebiasaan beli yang baru-baru setiap ajaran baru. Emang si nggak apa-apa, apalagi kadang dianggep sebagai hadiah. Tapi kalo ujung-ujungnya numpuk barang yang sebenernya masih bisa bermanfaat buat orang lain, hmm.. Niatnya si kotak pensil yang terkumpul itu mau dikasih ke beberapa tetangga atau sodara yang ngebutuhin, mudah-mudahan aja bisa berguna.

Try this at your home! :D

SDC10176

say no to “DRUGS & NARKOBA” kawan.. :P

**jepretan iseng waktu jalan-jalan di Cirebon

Yey yey yey..
Setelah tiga hari akun facebook saya error tanpa sebab yang jelas, akhirnya sekarang udah lancarrr. Hahaha.. Seperti errornya yang tiba-tiba, sembuhnya pun tiba-tiba.. Udah nggak paham lagi.. Bodo ah, yang penting lancar. Hehehe..

BTW, kayaknya gara-gara curhat di blog ini deh facebooknya jadi sembuh. Soalnya dulu juga pas saya mau cerita soal hape yang rusak di blog ini, eh hapenya malah udah bener duluan. Blog sakti ni kayaknya. :D

Nggak tau kenapa, dari hari sabtu kemaren, account fesbuk saya bermasalah. Keselll.. nggak bisa menjalankan hobi menguis… hohoho

Ni tampilan errornya

facebook error 1
Tampilan ini seringnya muncul pas ngakses profile, ngedit, masuk ke halaman awal kuis, de el el.. Nyebelin banget dah.. Tanda-tanda bakal munculnya tampilan ini adalah lama banget kebuka halaman yg diakses.. Udah nunggu lama, eh yang keluar malah ‘Sorry, an error has occurred’ gini.. GRRRRRHHHH !!!

Ditambah lagi, untuk bisa log-in mesti berpuluh-puluh kali. Sumpah, beneran nggak pake lebai…
Pas log in, dia nampilin ini :
facebook error2

Tuh kan, bukan masalah salah password atau apapun yang orang-orang bilang.. soalnya saya coba masukin password yg salah, pesan kesalahannya ya salah password

Duh knapa ya.. Udah googling, tp gk dapet solusinya… huaaa.. account saya sendiri lagi yg error, kalo rame-rame si masih mending… hehehe

Ada yang punya solusi tak?

ARKAVIDIA

ARKAVIDIA

Wisata Kuliner Simpang

Huehehe, judulnya udah ngikut2 Pak Bondan ni..

Sebagai anak yang kosannya deket Pasar Simpang Dago, pastinya deretan tenda-tenda makanan di sana sering saya jamah (halah). Nah, sekarang saya mau ngerekomendasiin beberapa tempat.

– Waroeng Aneka

Hmm, andalannya Ayam Pop. Tempat makan ini adalah cabang dari Waroeng Aneka yang di Cisitu Lama. Bedanya sama yang di Cisitu Lama, dia nggak ngejual Ayam Cobek yang mantap nian itu. Sayang banget.. Selaen Ayam Pop, makanan yang ada dijual disana adalah Soto Betawi Daging, Soto Betawi Ayam, Sop Ayam, Sop Daging, dan Sop Buntut. Harga makanannya 8000 semua. Karena rame, makanan disini cepet abis, terutama si Ayam Pop. Kadang-kadang jam setengah 9 aja udah nggak ada lagi. Bukanya sore menjelang maghrib. Lokasi tempatnya sekitar 3-4 tenda sebelum Kidang Pananjung.

– Waroeng Nice

Waroeng yang ini lumayan baru. Andalannya seafood. Beberapa kali nyoba disini, lumayan memuaskanlah.. Tapi, biasalah kaki lima, vetsinnya agak banyak. Kalo yang nggak doyan vetsin, cepetan aja bilang sama mas-mas penjualnya. Lokasinya 2-3 tenda sebelum Waroeng Aneka. (Hahaha, daritadi ukurannya x-y tenda mulu). Bukanya juga malem.

– Ayam Taliwang

Kalo warung2 sebelumnya ada di jalan sebelah kiri (kalo dari arah merdeka), warung yang ini ada di sebelah kanan. Di deket seberang jalan masuk Cisitu Baru. Ada tulisan gede : Ayam Taliwang. Hmm, saya suka banget sama plecing kangkungnya.. Seger.. Tapi, kalo mau makan disini mesti sabar. Walopun pembelinya cuma kita, si mas-mas penjualnya agak lama bikinnya. Entah belum terbiasa atau demi ke-perfect-an sajian (halah lebay). Buka malem.

– Ayam Goreng Pak Kumis (Herry Chaniago)

Yang jual ayam goreng si banyak, tapi kenapa saya merekomendasikan tempat ini? Alasannya adalah : pilihannya banyak (ada ayam, lele, macem2 ikan, usus, ati ampela, dll), dibanding warung laen bumbunya juga lebih kerasa, dan yang lebih mantep adalah sambelnya disediain di cobek langsung. Sambelnya ada yang sambel tomat ada juga yang sambel kecap. Penggemar sambel puaslah pokoknya. Mau ngabisin secobek-cobeknya juga silakan. Lokasinya deket Waroeng Nice, lokasinya (lagi2) sekitar 2-3 tenda sebelumnya. Lumayan lebih besar dibanding yang laen. Buka Malem.

– Batagor Simpang Dago

Kalo yang ini bukan kaki lima, tapi emang rumah makan. Di sebelah kanan juga, yang warnanya orange-orange. Makanannya nggak cuma batagor. Ada nasi bakar, macem-macem yamien, nasi rames, dll. Saya si lebih suka makan nasi rames, soalnya murah. Hehehe, biasalah anak kosan..

– Sop Buah

Hmm, belum pernah dikecewakan Sop Buah yang ada di Simpang si.. Semuanya enak kok, terserah mau pilih yang mana.

– Bubur Ayam

Pagi-pagi enaknya emang sarapan bubur. Ini ada di sebelah kiri jalan. Cuma ada 1 penjual bubur ayam. Murah meriah, pake ati-ampela cuma 6000.

– Lontong Sayur Padang

Baru tau pas di Bandung inilah saya kalo ternyata ada yang namanya lontong sayur padang. Bumbu khas padangnya juga emang kerasa. Pilihan lauk tambahannya juga ada beberapa macem, kayak rendang, ayam, dan telur. Bukanya pagi. Ada beberapa penjual, tapi saya lebih sering di yang paling pinggir deket kios koran. Jual pecel padang juga.

– Pecel Maknyus si Mbah

Nama sebenernya bukan itu, saya aja yang asal ngasih. Hehehe.. Tapi, sumpah ya pecel si mbah emang dobel maknyus. Sayurannya lengkap, bumbunya juga enak.. Widiww.. Kalo mau tahu dan tempe bacem juga ada. Dahsyat dah pokoknya. Si Mbah yang umurnya udah 71 taun ini jualan pagi-pagi. Di sebelah kanan jalan. Depannya yg ada plang pasar simpang dago blablabla. Harganya cuma 4000 sebungkus, lontongnya yang padet cuma 500 selonjor (hah selonjor? wkwkwk). Oiya, si mbah cuma nggelar dagangannya dengan bakul2, jangan berharap melihat tenda disitu, yang ada cuma payung besar (itupun kalo lagi ujan). Trus, kayaknya nggak bisa langsung makan disana. Selaen itu, bukanya cuma sebentar keknya.. Soalnya saya pernah kesana jam 8, si mbah dah nggak ada. :(

- Kue Untuk-Untuk

Yang ini si cuma cemilan, tapi cemilan yang lumayan sehat, murah, dan agak mengenyangkan. Namanya si agak aneh buat yang nggak biasa. Katanya si kue khas kalimantan. Kayak roti isi kecil gitu, isinya kacang ijo. Enak kalo masih anget. Harganya cuma 400 perak. Lokasinya pas di depan gang cisitu baru, deket yang jualan nasi kuning. Tapi yang ini juga sebentar banget bukanya, jam stgh8 pagi udah nggak ada keknya.

Apa lagi ya.. Lupa ni, yang keinget sekarang itu doang. Besok-besok saya update deh. Selamat berwisata kuliner di Pasar Simpang Dago.. :)

Older Posts »